Ukuran pasar kemasan logam global bernilai USD 150,94 miliar pada tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai USD 155,62 miliar pada tahun 2025 hingga USD 198,67 miliar pada tahun 2033, tumbuh dengan CAGR sebesar 3,1% selama periode perkiraan (2025-2033).
Referensi: (https://straitsresearch.com/report/metal-packaging-market)
Industri kemasan logam mengalami peningkatan pesat pada tahun 2025, didorong oleh meningkatnya permintaan akan keberlanjutan, kemajuan teknologi, dan pergeseran preferensi konsumen terhadap solusi kemasan premium dan ramah lingkungan.
Keberlanjutan di Garis Depan
Itupasar kemasan logamTelah terjadi pertumbuhan yang substansial karena manfaat lingkungannya, dengan aluminium dan baja sebagai material yang sangat mudah didaur ulang. Menurut laporan industri terbaru, pasar kemasan logam global diproyeksikan mencapai nilai lebih dari $185 miliar pada tahun 2032, yang menyoroti peran pentingnya dalam solusi kemasan berkelanjutan. Pertumbuhan ini sebagian didorong oleh inisiatif seperti program daur ulang "Can-to-Can" Budweiser di Tiongkok, yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan dengan meningkatkan penggunaan kaleng aluminium daur ulang. Tren ini tidak hanya lazim di Asia tetapi juga semakin populer di pasar di seluruh dunia, karena konsumen semakin menyukai produk dengan jejak lingkungan yang lebih rendah.
Inovasi Teknologi
Inovasi dalam kemasan logam telah menjadi tren utama di tahun 2025. Adopsi teknologi pencetakan 3D untuk kemasan logam memungkinkan desain yang lebih personal dan kompleks, menawarkan peluang unik bagi merek untuk melakukan diferensiasi. Selain itu, integrasi solusi kemasan pintar, seperti kode QR dan augmented reality, meningkatkan keterlibatan konsumen, memberikan informasi produk tambahan, dan verifikasi keaslian, sehingga meningkatkan daya tarik sektor kemasan logam.
Ekspansi Pasar dan Tren Konsumen
Sektor makanan dan minuman terus menjadi konsumen terbesar kemasan logam, didorong oleh kemudahan kaleng logam untuk menjaga kualitas produk dan memperpanjang umur simpan. Permintaan makanan kaleng khususnya meningkat di daerah perkotaan, di mana kemudahan dan keberlanjutan sangat dihargai. Selain itu, industri perawatan pribadi dan kosmetik memanfaatkan kemasan logam karena daya tarik estetika dan daya tahannya, yang semakin memperluas pasar.
Tren barang mewah, termasuk makanan gourmet dan kosmetik kelas atas, juga menyebabkan peningkatan kemasan berbahan dasar logam. Konsumen menunjukkan preferensi terhadap kemasan yang tidak hanya melindungi produk tetapi juga menambah nilai dan citra merek.
Tantangan dan Peluang
Terlepas dari pertumbuhannya, industri kemasan logam menghadapi tantangan, termasuk persaingan dari bahan alternatif seperti plastik dan kaca, yang seringkali lebih murah tetapi kurang berkelanjutan. Fluktuasi harga bahan baku, terutama untuk baja dan aluminium, menjadi hambatan lain. Namun, tantangan-tantangan ini diimbangi oleh peluang di pasar negara berkembang di mana urbanisasi dan peningkatan pendapatan sekali pakai mendorong permintaan akan barang-barang kemasan.
Melihat ke Depan
Seiring berjalannya tahun 2025, industri kemasan logam diprediksi akan terus tumbuh, dengan fokus pada keberlanjutan, inovasi, dan memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Kemampuan sektor ini untuk beradaptasi dengan perubahan regulasi, terutama yang berkaitan dengan dampak lingkungan, akan sangat penting. Perusahaan diharapkan untuk berinvestasi lebih lanjut dalam infrastruktur daur ulang dan solusi kemasan inovatif yang mengurangi limbah sekaligus meningkatkan daya tarik produk.
Changtai Dapat Memproduksidapat memberikan kinerja tinggi dan andalperalatan pembuatan kalengprodusen dan pemasok.Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.(neo@ctcanmachine.com)
Itu industri kemasan logamPada tahun 2025, kemasan logam bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga berkembang menjadi pemain kunci dalam narasi keberlanjutan, menawarkan manfaat lingkungan dan ekonomi. Seiring dunia mencari solusi yang lebih ramah lingkungan, kemasan logam menonjol sebagai material pilihan untuk masa depan.
Waktu posting: 07-Jan-2025



